Latihan Akuntansi Perusahaan Dagang SMA IPS Kelas XII Semester 2

Dwi Wahyudi

Latihan Akuntansi Perusahaan Dagang
Ilustrasi Latihan Akuntansi Perusahaan Dagang (Image: kompas.com)

Akuntansi perusahaan dagang adalah cabang akuntansi yang berkaitan dengan pencatatan, pengelolaan, dan pelaporan transaksi keuangan yang dilakukan oleh perusahaan yang menjual barang dagangan kepada pelanggan.

Barang dagangan adalah barang yang dibeli oleh perusahaan untuk dijual kembali tanpa mengalami perubahan bentuk atau sifat. Contoh barang dagangan adalah pakaian, sepatu, buku, alat tulis, dan lain-lain.

Perusahaan dagang berbeda dengan perusahaan jasa atau perusahaan manufaktur. Perusahaan jasa adalah perusahaan yang menjual jasa atau pelayanan kepada pelanggan, seperti salon, bengkel, konsultan, dan lain-lain.

Perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang menjual barang hasil produksi sendiri, seperti pabrik, industri, dan lain-lain. Perbedaan ini mempengaruhi cara perusahaan melakukan akuntansi, terutama dalam hal persediaan, harga pokok penjualan, dan laba kotor.

Persediaan

Persediaan adalah aset lancar yang dimiliki oleh perusahaan untuk dijual dalam kegiatan usaha normal atau untuk dikonsumsi dalam proses produksi barang atau jasa.

Persediaan merupakan salah satu komponen penting dalam akuntansi perusahaan dagang, karena menunjukkan jumlah dan nilai barang dagangan yang tersedia untuk dijual.

Baca Juga:  Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP)

Persediaan perusahaan dagang terdiri dari persediaan awal dan persediaan akhir. Persediaan awal adalah jumlah dan nilai barang dagangan yang ada di awal periode akuntansi, biasanya di awal tahun atau bulan.

Persediaan akhir adalah jumlah dan nilai barang dagangan yang ada di akhir periode akuntansi, biasanya di akhir tahun atau bulan.

Untuk mengetahui jumlah dan nilai persediaan, perusahaan dagang dapat menggunakan dua metode, yaitu metode fisik dan metode perpetual.

Metode fisik adalah metode yang menghitung persediaan dengan melakukan penghitungan fisik barang dagangan secara berkala, misalnya setiap akhir tahun atau bulan.

Metode perpetual adalah metode yang menghitung persediaan dengan mencatat setiap perubahan persediaan akibat pembelian atau penjualan barang dagangan secara terus-menerus.

Harga Pokok Penjualan

Harga pokok penjualan adalah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk memperoleh barang dagangan yang dijual kepada pelanggan.

Harga pokok penjualan merupakan salah satu komponen penting dalam akuntansi perusahaan dagang, karena menunjukkan besarnya biaya yang harus ditanggung oleh perusahaan untuk menjual barang dagangan.

Baca Juga:  Modul Ajar SMA Kelas 12 Bab 2 Kurikulum 2013: Penyusunan Siklus Akuntansi pada Perusahaan Jasa

Harga pokok penjualan perusahaan dagang dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut:

Pembelian adalah jumlah dan nilai barang dagangan yang dibeli oleh perusahaan dari pemasok selama periode akuntansi. Pembelian dapat terdiri dari pembelian bersih dan biaya pembelian.

Pembelian bersih adalah jumlah dan nilai barang dagangan yang dibeli setelah dikurangi dengan potongan pembelian dan retur pembelian. Biaya pembelian adalah biaya-biaya yang timbul akibat pembelian barang dagangan, seperti ongkos angkut, asuransi, bea cukai, dan lain-lain.

Laba Kotor

Laba kotor adalah selisih antara penjualan dan harga pokok penjualan. Laba kotor merupakan salah satu komponen penting dalam akuntansi perusahaan dagang, karena menunjukkan besarnya keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan dari menjual barang dagangan sebelum dikurangi dengan biaya operasional.

Laba kotor perusahaan dagang dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut:

Penjualan adalah jumlah dan nilai barang dagangan yang dijual oleh perusahaan kepada pelanggan selama periode akuntansi. Penjualan dapat terdiri dari penjualan kotor dan potongan penjualan.

Baca Juga:  Modul Ajar Ekonomi Kelas 12 SMA: Akuntansi sebagai Sistem Informasi

Penjualan kotor adalah jumlah dan nilai barang dagangan yang dijual sebelum dikurangi dengan potongan penjualan dan retur penjualan. Potongan penjualan adalah diskon atau pengurangan harga yang diberikan oleh perusahaan kepada pelanggan sebagai insentif atau kompensasi.

Latihan Akuntansi Perusahaan Dagang

SMA IPS Kelas XII Semester 2 - Latihan Akuntansi Perusahaan Dagang

Download File Latihan Akuntansi Perusahaan Dagang

Kesimpulan

Akuntansi perusahaan dagang adalah cabang akuntansi yang berkaitan dengan pencatatan, pengelolaan, dan pelaporan transaksi keuangan yang dilakukan oleh perusahaan yang menjual barang dagangan kepada pelanggan.

Akuntansi perusahaan dagang memiliki beberapa komponen penting, yaitu persediaan, harga pokok penjualan, dan laba kotor. Persediaan menunjukkan jumlah dan nilai barang dagangan yang tersedia untuk dijual.

Harga pokok penjualan menunjukkan besarnya biaya yang harus ditanggung oleh perusahaan untuk menjual barang dagangan. Laba kotor menunjukkan besarnya keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan dari menjual barang dagangan sebelum dikurangi dengan biaya operasional.

Referensi:

  • https://www.akuntansilengkap.com/2017/11/pengertian-perusahaan-dagang.html
  • https://www.akuntansilengkap.com/2017/11/pengertian-persediaan.html
  • https://www.akuntansilengkap.com/2017/11/metode-persediaan.html
  • https://www.akuntansilengkap.com/2017/11/pengertian-harga-pokok-penjualan.html
  • https://www.akuntansilengkap.com/2017/11/pengertian-pembelian.html
  • https://www.akuntansilengkap.com/2017/11/pengertian-laba-kotor.html
  • https://www.akuntansilengkap.com/2017/11/pengertian-penjualan.html

Bagikan:

Baca Juga Artikel Lainnya

Leave a Comment

Kledo Software Akuntansi Online
Pontianak Wordpress Meetup