Beras SPHP Bulog: Penampakan Stok Terbatas di Hypermart Ayani Mega Mall Pontianak

Dwi Wahyudi

Beras SPHP Bulog
Beras SPHP Bulog Dijual di Hypermart Ayani Mega Mall Pontianak (Image: Dok. Pribadi)
Think Quran Apps Register

Beras merupakan salah satu komoditas pangan yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi beras per kapita di Indonesia mencapai 114,6 kg pada tahun 2023.

Dengan jumlah penduduk sekitar 276 juta jiwa, maka kebutuhan beras nasional diperkirakan sekitar 31,6 juta ton per tahun.

Namun, produksi beras dalam negeri tidak selalu mencukupi untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Berbagai faktor, seperti cuaca, hama, lahan, dan infrastruktur, dapat mempengaruhi produktivitas dan ketersediaan beras.

Akibatnya, harga beras sering mengalami fluktuasi dan kenaikan yang dapat membebani masyarakat, khususnya golongan miskin dan rentan.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah melalui Perum Bulog (Badan Urusan Logistik) telah meluncurkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras.

Program ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga beras di seluruh wilayah Indonesia. Dengan demikian, daya beli masyarakat terjaga dan inflasi terkendali.

Apa itu Beras SPHP Bulog?

Beras SPHP Bulog adalah beras yang diedarkan pemerintah melalui Perum Bulog untuk menekan kenaikan harga beras dalam negeri.

Baca Juga:  PKL Wajib Bersertifikat Halal: Apa yang Perlu Diketahui dan Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Beras ini memiliki kualitas premium, yaitu beras kelas medium dengan kadar air maksimal 14 persen, kadar beras pecah kulit maksimal 15 persen, dan kadar beras kuning maksimal 0,5 persen.

Beras SPHP Bulog dijual dalam kemasan 5 kg dengan harga eceran Rp 10.900 per kg. Harga ini lebih murah dibandingkan dengan harga beras premium merek lain yang berkisar antara Rp 12.000-Rp 15.000 per kg.

Selain itu, beras SPHP Bulog juga digunakan sebagai beras yang dibagikan dalam bantuan sosial (bansos) pemerintah kepada 22 juta penerima bantuan pangan (PBP) di seluruh Indonesia.

Mengapa Beras SPHP Bulog Diperlukan?

Beras SPHP Bulog diperlukan untuk mengatasi masalah kelangkaan dan kenaikan harga beras yang sering terjadi di Indonesia. Menurut data BPS, indeks harga konsumen (IHK) beras naik 2,17 persen pada Januari 2024 dibandingkan dengan Desember 2023.

Kenaikan ini disebabkan oleh faktor musiman, yaitu rendahnya produksi beras akibat musim hujan dan belum masuknya masa panen yang diperkirakan terjadi pada pertengahan Maret 2024.

Baca Juga:  Met Milad Dwi Wahyudi, Tulisan Pertama di Usia 40 Tahun

Selain itu, kenaikan harga beras juga dipicu oleh tingginya permintaan beras menjelang perayaan Imlek dan tahun baru Islam. Hal ini menyebabkan stok beras di pasar tradisional, pedagang eceran, dan toko modern atau swalayan menjadi berkurang.

Bahkan, beberapa ritel modern melaporkan bahwa stok beras premium, termasuk beras SPHP Bulog, terpantau kosong di sejumlah lokasi.

Dengan adanya beras SPHP Bulog, pemerintah berharap dapat menambah pasokan beras di pasar dan menstabilkan harga beras di tingkat konsumen.

Selain itu, beras SPHP Bulog juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani, karena pemerintah menjamin pembelian beras petani dengan harga yang wajar dan sesuai dengan biaya produksi.

Bagaimana Cara Mendapatkan Beras SPHP Bulog?

Beras SPHP Bulog dapat didapatkan oleh masyarakat umum maupun penerima bansos pemerintah. Untuk masyarakat umum, beras SPHP Bulog dapat dibeli di pasar tradisional, pedagang eceran, toko modern atau swalayan/

Selain itu, beras SPHP dapat diperoleh di lokasi lainnya yang mudah dijangkau oleh konsumen. Beras SPHP Bulog juga dapat dipesan secara online melalui aplikasi Bulog Mobile atau website Bulog.

Baca Juga:  Satu Dasawarsa Ngeblog, Salah Satu Pintu Rezeki Itu adalah Mesin Pencari

Untuk penerima bansos pemerintah, beras SPHP Bulog dapat diterima secara gratis sebanyak 10 kg per bulan. Penyaluran beras SPHP Bulog dilakukan melalui mekanisme e-warong, yaitu warung sembako yang terintegrasi dengan sistem elektronik.

Penerima bansos dapat menukarkan kartu keluarga sejahtera (KKS) atau kartu Indonesia pintar (KIP) dengan beras SPHP Bulog di e-warong terdekat.

Kesimpulan

Beras SPHP Bulog adalah salah satu program pemerintah untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga beras di Indonesia. Beras ini memiliki kualitas premium dan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

Beras SPHP Bulog dapat didapatkan oleh masyarakat umum maupun penerima bansos pemerintah di berbagai tempat, baik secara offline maupun online. Dengan demikian, beras SPHP Bulog dapat membantu mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. (DW)

Referensi:

Advertisements

Bagikan:

Baca Juga Artikel Lainnya

Leave a Comment

Kledo Software Akuntansi Online
Pontianak Wordpress Meetup